Tentang Kalurahan

Terong (bahasa Jawa: Térong) adalah desa di Kecamatan DlingoBantulDaerah Istimewa YogyakartaIndonesia yang terletak paling Utara dari Kecamatan Dlingo. Desa ini merupakan desa yang secara politik paling dinamis dibanding desa-desa lainnya di Kecamatan Dlingo, hal ini bisa ditunjukkan dengan partisipasi politik masyarakatnya yang tinggi dalam setiap pesta demokrasi dalam Pilkada maupun Pemilu. Di samping juga dari sisi pembangunan pendidikan termasuk yang paling menonjol sehingga kultur masyarakat yang kritis sudah mulai terbangun terutama pada saat ini hampir setiap keluarga memiliki kesadaran untuk menyekolahkan anaknya hingga Perguruan Tinggi.

Batas Desa
Pembagian Administrasi Desa
Desa Terong terbagi atas sembilan pedukuhan yang dibagi lagi dalam wilayah lebih kecil yaitu Rukun Tetangga (RT) dan seperti wilayah lain di Kabupaten Bantul, Desa Terong tidak dibagi atas satuan wilayah Rukun Warga (RW). Berikut merupakan pedukuhan di Desa Terong beserta karakteristik wilayahnya:
Aktivitas Pedukuhan Kebokuning
  1. Pedukuhan KebokuningTerletak di paling barat Desa Terong berbatasan langsung dengan Kecamatan Pleret dan sebelah selatan berbatasan dengan Desa Muntuk. Pedukuhan yang dikepalai oleh Tulus terdiri atas empat RT berada di sebelah barat jalan utama yang melintasi desa ini (jalan Patuk-Dlingo), merupakan pedukuhan yang paling aktif dalam setiap kegiatan di wilayah Desa Terong, dengan mayoritas pekerjaan sebagai pegawai maupun wiraswastawan dengan lebih sedikit dibanding pedukuhan lain sebagai petani.
  2. NgenepTerletak di timur laut Desa Terong, berbatasan langsung dengan Kecamatan Patuk (bagian dari Kabupaten Gunung Kidul), mayoritas bermata pencaharian sebagai petani. Pedukuhan ini agak terpencil karena tidak dilintasi oleh jalan utama, dikepalai oleh Juwinto.
  3. PancuranTerletak di timur Desa Terong dengan mayoritas bermata pencaharian sebagai petani dan pedagang. Pedukuhan ini dikepalai oleh Sugiyadi, dan di pedukuhan ini terdapat satu-satunya pasar Desa Dangwesi.
  4. PencitrejoLetaknya diapit oleh Pedukuhan Sendangsari, Kebokuning, Ngenep, Terong I, dan Terong II merupakan pedukuhan terluas di Desa Terong, dikepalai oleh Sundari. Wilayah ini memiliki empat RT dan dilintasi oleh jalan utama desa dengan mayoritas penduduk memiliki mata pencaharian sebagai petani. Di pedukuhan ini terdapat salah satu dari dua puskesmas kecamatan yang ketika terjadi gempa bumi Yogyakarta tahun 2005 mengalami rusak parah dan kini telah dibangun kembali sebagai puskesmas rujukan yang memiliki ruang rawat inap, selain itu di Pencitrejo terdapat SMP Muhammadiyah, satu-satunya SMP di desa Terong, juga terdapat Taman Kanak-Kanak (TK) serta terdapat lapangan sepak bola desa.
  5. RejosariTerletak tepat di tengah-tengah Desa Terong dengan mayoritas penduduknya memiliki mata pencaharian petani dan pengrajin kayu (seperti pembuatan kusen dan berbagai kebutuhan untuk bangunan). Di pedukuhan ini terdapat satu-satunya Madrasah Tsanawiyah Negeri.
  6. Terong IPedukuhan terkecil yang berada di Desa Terong yang hanya memiliki dua RT, dikepalai oleh Ribut Riyanto, sebenarnya merupakan pusat setiap aktivitas dari Desa Terong karena pada pedukuhan ini terdapat persimpangan utama menuju Imogiri, Pleret, Dlingo, dan ke arah Patuk. Penduduknya sebagian besar sebagai pedagang, petani, dan pegawai
  7. Terong IIPedukuhan yang dikepalai oleh Darsono diapit oleh Rejosari, Pencitrejo, Terong I, dan Saradan ini memiliki enam RT dan terdapat pusat pemerintahan Desa Terong, di pedukuhan ini terdapat Sekolah Dasar Negeri dan Taman Pemakaman Umum milik desa.
  8. SaradanPedukuhan ini terletak di tenggara Desa Terong, dengan mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani.
  9. Sendang sariPedukuhan ini terletak paling utara Desa Terong, dengan mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani dan pengrajin kayu.
Aktivitas Budaya Desa
Kegiatan Karnaval Budaya Desa Terong
  • Karnaval budaya dalam rangka memperingati hari kemerdekaan RI yang selalu atraktif dengan menampilkan ciri-ciri khas masing-masing pedukuhan. Setiap warga selalu antusias untuk mempersiapkan karnaval dan rela meninggalkan pekerjaannya pada hari karnaval.
  • Penduduk Desa Terong sangat taat dalam menjalankan aktivitas keagamaan yang hampir ada di setiap pedukuhan bahkan setiap RT memiliki kelompok-kelompok pengajian. Selain karnaval budaya dalam rangka hari kemerdekaan, setiap hari-hari besar Islam warga Desa Terong juga kerap melaksanakan karnaval budaya dengan tema yang disesuaikan dengan hari besar keagamaan.
  • Pemuda pemudi Desa Terong yang tergabung dalam Karang Taruna sangat aktif melakukan pemberdayaan kepada warga desa seperti memberikan pencerahan tentang demokratisasi kepada warga, penguatan ekonomi produktif, rajin melaksanakan pelatihan tanggap bencana, serta rutin mengampanyekan Gerakan Remaja Sayang Ibu.
  • Para perantau dari Desa Terong yang terdapat di Jakarta dan sekitarnya membentuk paguyuban untuk saling menjaga silaturahmi antar sesama warga perantauan, setiap bulan selalu diadakan kegiatan arisan keliling di setiap tempat tinggal anggotanya. Setiap dua tahun sekali selalu melaksanakan kegiatan mudik bersama ke kampung halaman.

Timeline Kalurahan Terong Menuju Kalurahan/Kelurahan Sadar Hukum



Penyuluhan

0 Kegiatan

KADARKUM

00 0000

Binaan Hukum

13 September 2012

SK Bupati No. 278 Tahun 2012

Pengajuan KSH

00 0000

Peresmian KSH

00 0000

Tim Kanwil DIY

Penyuluh Hukum

Kristina Budiyani, S.h.,m.m

Benny Prawira, A.k.s., M.si.

Windy Maya Arleta, S.h., M.h.

Inneke Kusuma Ningrum, S.e.

Kelompok Keluarga Sadar Hukum

KADARKUM

Penanggung Jawab

Ketua

Sekretaris

Bendahara

Anggota

Butuh Bantuan Hukum ?

Konsultasi Hukum

Sekretariat Kadarkum

Jl. Patuk - Dlingo KM.6,5, Terong I, Terong, Kec. Dlingo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55783

No. Handphone:

-